BELAJAR DAN BERBAGI
Bursa Jual Beli Mobil Bekas di Denpasar, Bali
banner

ULANG TAHUN MONUMEN NASIONAL KE 40

ULANG TAHUN MONUMEN NASIONAL KE 40


Tampilan Google Doodles Indonesia Hari ini 12 Juli 2015 tentang Ulang Tahun Ke-40 Monumen Nasional Indonesia. Monumen Nasional Indonesia atau yang lebih dikenal dengan nama MONAS Pembangunan nya dimulai pada tanggal 17 Agustus 1961 di bawah perintah Presiden Soekarno. Monumen Nasional Indonesia (Monas) secara resmi dibuka untuk umum dan diresmikan pada tanggal 12 Juli 1975 oleh Presiden Republik Indonesia Soeharto. Tugu MONAS mempunyai Mahkota lidah api yang dilapisi lembaran emas yang melambangkan semangat perjuangan yang menyala-nyala. Monumen Nasional Indonesia terletak tepat di tengah Lapangan Medan Merdeka, Jakarta Pusat. Desain dan Konstruksi Monumen Nasional diarsiteki oleh Friedrich Silaban dan R. M. Soedarsono. Prof. Ir. Rooseno sebagai supervisor dalam konstruksi beton bertulangnya, PN Adhi Karya sebagai pelaksana utama.

Tugu Monumen Nasional (Monas) mempunyai tinggi 132 meter (433 Kaki). Di puncak Monumen Nasional (Monas) terdapat cawan yang menopang nyala lampu perunggu yang beratnya mencapai 14,5 ton dan dilapisi emas 35 Kilogram. Lidah api atau obor ini berukuran tinggi 14 meter dan berdiameter 6 meter terdiri dari 77 bagian yang disatukan. Lidah api ini sebagai simbol semangat perjuangan rakyat Indonesia yang ingin meraih kemerdekaan. Awalnya nyala api perunggu ini dilapisi lembaran emas seberat 35 kilogram, akan tetapi untuk menyambut perayaan setengah abad (50 tahun) kemerdekaan Indonesia pada tahun 1995, lembaran emas ini dilapis ulang sehingga mencapai berat 50 kilogram lembaran emas.

Puncak tugu berupa "Api Nan Tak Kunjung Padam" yang bermakna agar Bangsa Indonesia senantiasa memiliki semangat yang menyala-nyala dalam berjuang dan tidak pernah surut atau padam sepanjang masa. Pelataran cawan memberikan pemandangan bagi pengunjung dari ketinggian 17 meter dari permukaan tanah. Pelataran cawan dapat dicapai melalui elevator ketika turun dari pelataran puncak, atau melalui tangga mencapai dasar cawan. Tinggi pelataran cawan dari dasar 17 meter, sedangkan rentang tinggi antara ruang museum sejarah ke dasar cawan adalah 8 m (3 meter di bawah tanah ditambah 5 meter tangga menuju dasar cawan). Luas pelataran yang berbentuk bujur sangkar, berukuran 45 x 45 meter, semuanya merupakan pelestarian angka keramat Proklamasi Kemerdekaan RI (17-8-1945). Sebanyak 28 kg emas pada obor monas tersebut merupakan sumbangan dari Teuku Markam, seorang pengusaha Aceh yang pernah menjadi salah satu orang terkaya di Indonesia.

Untuk Lebih Lengkapnya Silahkan Kunjungi Link di bawah ini :



12 JULI 1975 - 12 JULI 2015
EKA IKHSANUDINEKA IKHSANUDIN
Selamat Datang di Blog Pribadi Saya Belajar dan Berbagi. Salam Persahabatan dan Salam Lestari Buana Nusantara dari Karawang - Jawa Barat.
Follow Me: | +Google | Facebook | Twitter | Contact | My Music |
Terimakasih Sobat, telah berkunjung dan membaca artikel mengenai :
ULANG TAHUN MONUMEN NASIONAL KE 40
Share This Article :
Print PDF
.post-comment-link { visibility: hidden; }
SALAM LESTARI BUANA NUSANTARA
BLOG BUDAK KAMPUNGSAWAH
EKA IKHSANUDIN
EKA IKHSANUDIN
EKA IKHSANUDIN
Follow blog
 
Support : KAMPUNGSAWAH 0703 | BUDAK KAMPUNGSAWAH
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. BELAJAR DAN BERBAGI - All Rights Reserved
Blog Eka Ikhsanudin
Original Design by Creating Website | Edited by Kompi Ajaib | Blogger Belajar dan Berbagi